Jelang Ramadhan, Bulog Pastikan Stok Raskin di Jatim Aman

Jelang Ramadhan, Bulog Pastikan Stok Raskin di Jatim Aman

Rois Jajeli - detikFinance
Senin, 23 Mei 2016 20:52 WIB
Jelang Ramadhan, Bulog Pastikan Stok Raskin di Jatim Aman
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Perum Bulog Divre Jawa Timur memastikan stok beras untuk keluarga miskin (raskin) sampai Ramadhan maupun Lebaran dipastikan aman. Bahkan, stok raskin itu tersedia sampai 6 atau 7 bulan ke depan.

"Kami optimistis (distribusi) raskin menjelang Ramadhan maupun Lebaran aman," kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional Jawa Timur Witono, Senin (23/5/2016).

Alokasi raskin yang didistribusikan ke 2,8 juta lebih rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) yang tersebar di 38 kabupaten, 674 kecamatan dan 8.512 kelurahan dan desa se Jawa Timur melalui 13 subdivre sebanyak 43 ribu ton per bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga 22 Mei 2016, beras raskin yang sudah tersalurkan mencapai 208.730 ton atau mencapai 97,4 persen dari target pendistribusian beras raskin. Penyaluran raskin dibandingkan dengan periode sama tahun lalu mengalami peningkatan. Tahun lalu pada bulan yang sama hanya mencapai 88,7 persen.

Sedangkan cadangan beras yang tersimpan di Bulog Divre Jawa Timur hingga 22 Mei 2016 mencapai 355.182 ton beras. Jumlah tersebut mencapai 41,9 persen dari target pengadaan pada tahun ini sebanyak 1.050.000 ton beras.

"Stok beras sampai ramadhan dan lebaran aman. Stock beras untuk raskin tersedia sampai Januari 2017. Stock ini juga termasuk untuk bencana alam, operasi pasar, dan bermacam-macam tergantung penugasan dari pemerintah," tandasnya.

Suharto Djabar, Kasubdivre Surabaya Utara mengatakan, kebutuhan raskin untuk wilayah Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo (dibawah kendali Subdivre Surabaya Utara) setiap bulannya dialokasikan 3.300 ton. "Stok untuk raskin masih aman," ujarnya.

Agus Sutarto, Waka Subdivre Surabaya Utara saat meninjau penyaluran raskin di kantor Kelurahan Simolawang Kecamatan Simokerto menambahkan, Bulog siap mendistribusikan raskin sampai ke tingkat kelurahan atau desa.

"Tugas Bulog sampai ke titik kelurahan atau desa. Sedangkan titik baginya di setiap RT atau RW," ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya merasa bersyukur karena tidak ada komplain dari masyarakat tentang raskin. "Kalau ada komplain, kita siap menggantinya paling lama 2 x 24 jam. Ketika ada komplain, kita potong jalurnya (pelaporan). Bisa dilaporkan ke petugas yang di lapangan. Jika kebetulan membawa stock, langsung diganti," tandasnya. (roi/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads