"Program ini adalah untuk membangun saluran limbah dan instalasi pengolahan limbah skala kota. Jadi nanti akan dibangun pipa-pipa raksasa di bawah tanah untuk saluran limbah," ujar Direktur Pengembangan PLP, Dodi Krispratmadi, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (24/5/2016).
Lewat program ini, Pemerintah ingin meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi yang merupakan salah satu komponen utama dalam rangka penyediaan lingkungan pemukiman sehat dan layak bagi masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Programnya akan dikerjakan mulai tahun 2017 dimulai dengan pematangan lahan, barus disambung dengan pemasangan jaringan air limbah dan IPAL-nya," sambung dia.
Untuk memuluskan rencana tersebut, dibutuhkan dana sedikitnya US$ 146,47 juta atau sekitar Rp 1,904 triliun. "US$ 70,77 juta untuk Palembang, dan US$ 75,7 juta untuk Makassar. Untuk mendanai dari mulai pematangan lahan sampai kegiatan konstruksi," pungkas dia. (dna/ang)











































