Seperti biasa, mengenakan yang kemeja putih lengan panjang dan celana hitam, Amran langsung menuju tempat panen jagung yang berada di tengah-tengah kebun sawit.
"Hari ini kita melihat hasil integrasi sawit dan jagung telah berhasil. Kita canangkan gerakan integrasi jagung sawit 1 juta hektar," kata Amran, di lokasi panen di Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nanduo, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (27/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panen jagung integrasi sawit di Sumatera Barat ini sendiri merupakan pencanangan 1 juta hektar integrasi sawit dan jagung seluruh Indonesia di 2016. Saat ini, baru 13.000 hektar lahan sawit yang sudah ditanami jagung di Sumatera.
"Ini baru pencanangan, dan akan diperluas sampai 1 juta hektar di seluruh Indonesia," ujar Amran.
Integrasi sawit dan jagung sendiri dilakukan pada tanaman sawit yang berusia kurang dari 2 tahun, atau lahan sawit yang tengah dalam peremajaan sehingga memungkinkan penanaman jagung di sela-sela tanaman sawit.
![]() |
Menurut Amran, produksi jagung pada panen integrasi perkebunan di Pasaman Barat ini menghasilkan 6 ton per hektar.
"Bisa panen 2 kali setahun, daripada lahan sawit hanya ditumbuhi rumput. Ini jadi nilai tambah buat petani sawit. Ini saja 6 ton per hektar," pungkasnya. (wdl/wdl)











































