Demikian disampaikan oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), di kantor Wapres, Jakarta, Jumat (27/5/2016).
"Ya daging (paling butuh diimpor)," ujar JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bulan Ramadan orang tidak butuh beras banyak. Malah kurang kan karena hanya dua kali makan daripada sebulan tiga kali kan. Yang tiba-tiba naik itu yang dibutuhkan bersamaan kayak telur, ayam, daging. Tiba-tiba orang-orang bikin sama-sama daging, semur. Itukan bersamaan yang tidak bisa disimpan lama," papar JK.
JK mengatakan, sudah puluhan tahun fenomena kenaikan harga pangan terjadi menjelang puasa dan lebaran. Karena secara tiba-tiba kebutuhan terhadap bahan pangan naik drastis.
"Kadang-kadang naik juga semacam sayur-sayur naik karena waktu tiba-tiba mendadak itu orang-orang seluruh Indonesia berpesta," jelas JK. (wdl/ang)











































