Bila proposal diterima Jepang, proyek renovasi peningkatan kecepatan kereta sepanjang 750 km bisa dimulai di 2017.
"Kita usahakan tahun depan," kata JK di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (27/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya tergantung nanti persetujuan," sebutnya.
Sementara itu, Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Prasetyo Boeditjahjono menyebut, proses selanjutnya bila proposal diterima Jepang ialah melakukan studi kelayakan (feasibility study/FS). Studi kelayakan akan berlangsung selama 6-7 bulan.
"Dalam waktu dekat mungkin kalau memang diperlukan sudah ada yang kira-kira duitnya dari mana, pasti kita lakukan pra FS dan FS. Setelah FS, baru DED (Detail Engineering Design)," ucap Prasetyo. (feb/ewi)











































