Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengungkapkan dirinya sudah mengeluarkan izin impornya. Menurutnya, daging impor sebanyak 10.000 ton tersebut akan mulai masuk pada satu sampai dua pekan ke depan, secara bertahap.
"Nah ini nanti, mudahan-mudahan dalam waktu dekat ada atau sudah sampai barangnya, mungkin satu minggu atau dua minggu sudah sampai barangnya, 0+ daging sapi," ungkap Amran ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Sumatera Barat, Kota Padang, Jumat malam (27/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita berdoa mudah-mudahan bisa kita tekan jadi Rp 80.000/kg. Kita sudah selesai, izin sudah keluar semua," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan impor daging untuk menekan harga bisa mencapai Rp 80.000/kg saat Ramadan dan Idul Fitri.
"Kalau daging ya memang harganya masih agak tinggi, masih Rp 113 ribu/kg. Sebenarnya itu impornya daging tidak dibatasi, cuma artinya itu ya ada namanya CL, ada namanya secondary cut itu boleh diimpor. Kita cuma menugaskan BUMN Berdikari supaya untuk melakukan impor. Supaya bisa menurunkan harga Rp 80.000-Rp 85.000," papar Darmin.
Darmin menjelaskan, impor akan dilakukan dari Australia. Impor akan dilakukan sebelum puasa, untuk bisa mengamankan harga supaya bisa turun. (ang/ang)











































