"Satu Data ini yakni di mana sinergi cara ambil data, publish data, olah data, dan semuanya jadi satu sumber. Jadi tidak berbeda-beda," kata Susi di acara Rapat Kerja Tekhnis (Rakernis) di kantor KKP, Jakarta, Senin (30/5/2016).
"Paling penting kemudian mudah diakses. Supaya dapat manfaat optimum seperti kemudahan ambil data dan sharing data. Transparansi publik juga lebih efektif lagi," tambahnya.
Susi menekankan, data yang disatukan tersebut juga akan bermuara pada database milik Badan Pusat Statistik (BPS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data-data KKP yang kemudian diinformasikan ke publik lewat BPS seperti data nilai tangkap, produksi budidaya perikanan, ekspor perikanan, pasar domestik, nilai tukar nelayan (NTP), sampai tingkat inflasi. (ang/ang)











































