Aneka Proyek Infrastruktur Astra, dari Pelabuhan Hingga Jalan Tol

Aneka Proyek Infrastruktur Astra, dari Pelabuhan Hingga Jalan Tol

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 30 Mei 2016 17:25 WIB
Aneka Proyek Infrastruktur Astra, dari Pelabuhan Hingga Jalan Tol
Foto: Dok. Astratel
Jakarta - Pembangunan infrastruktur, baik di kota-kota besar maupun di daerah, dapat mendukung pertumbuhan perekonomian, konektivitas, dan meningkatkan kesejahteraan penduduk.

Oleh karena itu, percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini harus didukung oleh semua pihak, termasuk PT Astratel Nusantara (Astratel).

Anak perusahaan PT Astra International Tbk (ASII) yang menangani sektor infrastruktur ini terus menambah investasi, khususnya di jalan tol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Investasi dalam bidang infrastruktur tidak hanya bertujuan untuk melengkapi dan menyeimbangkan bisnis Astra, tetapi juga mewujudkan cita- cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa," kata Direktur Astratel, Wiwiek D. Santoso, dalam keterangan tertulis, Senin (30/5/2016).

Saat ini Astratel bergerak di beberapa sektor infrastruktur, yaitu Jalan Tol, Pelabuhan (Supply Base dan Pusat Logistik Berikat) serta Pengolahan Distribusi Air Bersih.

Ada lima perusahaan pengusahaan jalan to (BUJT) yang dimiliki yaitu:
- PT Marga Mandalasakti, BUJT Tangerang – Merak (72,45 km) telah beroperasi penuh, kepemilikan Astratel 79,3%
- PT Marga Harjaya Infrastruktur, BUJT Mojokerto-Jombang (40,5 km), kepemilikian Astratel 100%. Rinciannya Seksi 1, Ruas tol Jombang Barat sampai Jombang Utara arah Lamongan) telah beroperasi, dan Seksi 2, 3 dan 4 yaitu Ruas tol Mojokerto Barat - Jombang Utara, Mojokerto - Mojokerto Barat dan Jombang Barat - Kertosono sedang dalam proses pembebasan lahan dan konstruksi
- PT Marga Trans Nusantara, BUJT Ruas tol Kunciran - Serpong (11,2 km), kepemilikan Astratel 40%. Saat ini dalam proses pembebasan lahan
- PT Trans Marga Jateng, BUJT Ruas tol Semarang-Solo (72,6km), kepemilikian Astratel 25%. Rinciannya Ruas tol Semarang – Bawen telah beroperasi, dan Ruas tol Bawen - Salatiga dalam proses pembangunan sedangkan Salatiga - Boyolali dalam proses pembebasan lahan.
- PT Trans Bumi Serbaraja merupakan ruas tol terbaru yang pada April 2016 berhasil dimenangkan oleh konsorsium (PT Bumi Serpong Damai, - PT Astratel Nusantara, PT Transindo Karya Investama, dan PT Sinar Usaha Mahitala). Pada ruas tol Serpong – Balaraja (+/-30km), ini kepemilikan Astratel 25%.

Dok. Astratel


Pada tahun 2013, Astratel mengakuisisi PT Pelabuhan Penajam Banua Taka yang terletak di kawasan Industri Buluminun, Penajam Kalimantan Timur.

Fasilitas ini kemudian dibangun menjadi Astra Port and Logistic Center - Eastkal dan telah memperoleh izin sebagai Tempat Penimbunan Sementara sejak 2014. Pada 10 Maret 2016, mendapatkan pengesahan sebagai Pusat Logistik Berikat (PLB) bersama dengan 11 PLB lainnya yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berbagai fasilitas PLB telah dipersiapkan di antaranya lapangan penumpukan terbuka dengan luasan 3.712 m2 dan areal gudang tertutup 10.000 m2 serta kawasan perairan PLB seluas 4.000 m2, IT/warehouse management dengan web-base system dan dilengkapi dengan modul kepabeanan.

Tersedia pula alat angkut serta fasilita pendukung lain yang siap beroperasi 24 jam dan 7 hari seminggu.

Selain fasilitas yang lengkap, berbagai kemudahan proses logistik dapat dilakukan di kawasan PLB Astra Port and Logistic Center – Eastkal seperti inspeksi fisik, proses clearance serta penerapan skema konsinyasi dengan supplier international, bahkan gudang penyimpanan berikat khusus bagi perusahaan kontraktor minyak dan gas bisa dilakukan untuk periode 3 hingga 5 tahun.

PLB ini juga akan memfasilitasi kegiatan ekspor dan impor bagi perusahaan kargo. Selain itu, insentif lainnya bagi barang impor adalah tidak dikenakannya Pajak Pertambahan Nilai pada transaksi lokal ketika barang keluar dari fasilitas PLB.

Berbagai fasilitas dan kemudahan ini diharapkan dapat memperlancar proses logistik sehingga biaya logistik nasional dapat diturunkan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian Nasional.

Dok. Astratel


Astratel memiliki saham sebesar 49% di PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA), perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan distribusi air bersih yang melayani wilayah DKI Jakarta bagian barat.

"Selain tetap fokus untuk ekspansi bisnis jalan tol, Astratel juga akan meningkatkan kontribusi di sektor maritim terutama Pusat Logistik Berikat, hal ini seiring dengan program pemerintah mengoptimalkan transportasi laut dalam mewujudkan konektivitas antar wilayah," kata Presiden Direktur Astratel, Irawan Santoso. (ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads