Jadi Pusat Ekonomi Asia, RI Kerjasama Dengan Australia
Senin, 21 Mar 2005 13:46 WIB
Jakarta -
Menko Perekonomian Aburizal Bakrie mengatakan, kerjasama ekonomi Indonesia dan Australia sangat penting agar Indonesia bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Asia. Hal tersebut disampaikan Aburizal saat ditanya mengenai hasil pertemuan tingkat menteri di Australia pekan lalu, disela-sela seminar yang diselengarakan yang diselenggarakan ISEI di Hotel Niko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (21/3/2005)."Kita mempererat kerjasama dengan Australia baik di bidang ekonomi, sosial, politik maupuhn keamanan. Untuk ekonomi nanti akan ada kerjasama di bidang investasi dan pariwisata," kata Aburizal yang akrab disapa Ical ini. Menurut Ical, kerjasama dengan Australia ini akan ditindaklanjuti dengan membuat rencana detail mengenai bentuk kerjasamanya. "Kita bekerjasama dengan Australia karena kita berhadap kerjasama ekonomi tidak hanya dengan negara-negara Utara tapi juga selatan. Dengan kerjasama dengan negara-negara lain seperti India, Korea, Cina, Jepang dan Australia, maka Asean akan tetap berada di tengah dan tentunya akan menjadi center of economic growth," papar Ical.Ditambahkannya, jika Indonesia dan negara Asean lainnya tidak mau bekerjasama dengan negara di belahan lainnya, maka dengan kondisi perekonomian yang masih rendah dipastikan Asean khususnya Indonesia hanya akan berada di pinggir. "Makanya Indonesia sebagai motor negara Asean akan bekerjasama dengan negara-negara di Utara, Selatan dan juga Barat seperti India," demikian Aburizal Bakrie.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































