Melihat kondisi tersebut, pemerintah harus mengambil tindakan cepat yaitu dengan cara impor.
"Kalau nanti harganya naik terus, maka harus ditutupi impor," ungkap Sasmito Hadi Wibowo, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, di kantornya, Jakarta, Rabu (1/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Besar peluang adanya penurunan harga pasca dilakukan impor. Walaupun juga dipengaruhi oleh harga jual gula di luar negeri.
"Kalau impor harga di luar negeri murah ya tentu saja bisa menurunkan. Kalau harga di luar negeri nggak kompetitif kan juga susah kan," terangnya.
Sementara untuk peningkatan produksi dalam negeri, Sasmito tampak ragu akan berhasil dalam waktu dekat. Sebab untuk menghasilkan gula dari tebu membutuhkan waktu sekitar enam bulan,
"Produksi itu umumnya mengandalkan tebu, tebu kan umurnya panjang, 6 bulan. Jadi nggak bisa langsung ditanam terus langsung panen," ujar Sasmito. (mkl/wdl)











































