Ada Tax Amnesty, Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 5,3%

Ada Tax Amnesty, Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 5,3%

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 01 Jun 2016 18:23 WIB
Ada Tax Amnesty, Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 5,3%
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,3% pada 2016 atau sesuai dengan asumsi yang dipatok pemerintah. Salah satu faktor pendorongnya adalah kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty.

Demikianlah diungkapkan Wakil Ketua KEIN, Arif Budimanta, dalam konferensi pers di kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (1/6/2016)

"Kita optimistis pertumbuhan ekonomi 5,3%. Kalau memang tidak ada kebijakan apapun memang bisa cuma 5-5,1%. Tapi ada langkah yang dilakukan pemerintah seperti tax amnesty dan itu mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebijakan pengampunan pajak akan mendorong dana masuk (capital inflow) yang besar ke dalam negeri. Artinya akan banyak dana beredar di dalam negeri. Bila dioptimalkan dengan baik, makan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

Di samping itu, ada serangkain kebijakan lainnya yang mampu mendorong perekonomian. Untuk komponen konsumsi rumah tangga, pemerintah menaikkan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), memberikan gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan menjaga inflasi.

"Konsumsi rumah tangga masih akan tinggi dan pendorong pertumbuhan ekonomi, meskipun pada awal tahun masih rendah," jelasnya.

Kemudian adalah komponen investasi. Langkah pemerintah di antaranya, penyederhanaan perizinan usaha, penurunan harga gas industri dan tarif listrik serta pemberian insentif fiskal kepada kalangan dunia usaha.

Pemerintah juga merealisasikan belanja untuk yang bersifat produktif. Di samping juga mempercepat realisasi belanja pemerintah daerah yang selama ini tertahan.

"Pemerintah berkomitmen dalam meningkatkan investasi," ujar Arif. (mkl/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads