Menurut Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, meski daging ayam melimpah dan lebih murah, banyaknya konsumsi daging sapi di Indonesia terjadi karena image bahwa daging sapi lebih bergizi ketimbang ayam. Alhasil, Ia ingin mengubah cara pandang itu.
"Ini hanya soal image saja soal daging sehat. Coba itu diubah," kata dia ditemui di kandang ayam pedaging (broiler) di Desa Bandung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banteng, Rabu (1/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia membandingkan, kandungan protein daging ayam yakni sebesar 24%, sementara daging sapi yang lebih mahal justru hanya 22%.
"Daging ayam proteinnya lebih tinggi, makan ayam nggak bikin darah tinggi, nggak ada larangan (makan ayam bikin darah tinggi)," jelas Amran.
Bahkan lanjutnya, sumber-sumber protein tersebut saat ini sudah diekspor karena di dalam negeri produksinya berlebih.
"Ayam kelebihan kita diekspor, kemudian kita juga ekspor domba, ikan juga melimpah," tutupnya. (feb/feb)











































