Pemerintah Upayakan Daya Serap Pinjaman LN Meningkat

Pemerintah Upayakan Daya Serap Pinjaman LN Meningkat

- detikFinance
Senin, 21 Mar 2005 15:00 WIB
Jakarta - Pemerintah akan mencoba mengurangi berbagai hambatan yang menyebabkan daya serap pinjaman luar negeri rendah. Pada tahun 2005 ini diharapkan daya serap pinjaman luar negeri terus meningkat. "Tahun 2005 faktor-faktor penghambat itu masih ada. Tapi kita berusaha untuk diperbaiki," kata Dirjen Perbendaharaan Negara Mulia P Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (21/3/2005).Menurut Mulia, beberapa hambatan yang menyebabkan daya serap pinjaman luar negeri rendah adalah ketidaksiapan lembaga atau departemen. Disamping itu juga masalah peraturan dimana saat desentralisasi perlu diatur kembali kewenangan dari departemen maupun gubernur termasuk aspek dekonsentrasi. selain itu masalah pertanahan juga sering menjadi penghambat ketidaksiapan proyek yang dibiayai oleh pinjaman luar negeri. Obligasi InternasionalSementara itu mengenai rencana pemerintah menerbitkan obligasi internasional, menurut Mulia saat ini pemerintah masih harus menunggu hasil roadshow terlabih dahulu. Dari sisi permintaan, kata Mulia, Sebenarnya cukup tinggi karena peringkat Indonesia saat ini terus membaik sehingga diharapkan penerbitan obligasi internasional tahun ini imbal hasil atau yieldnya bisa lebih rendah dibandingkan dengan penerbitan obligasi internasional tahun lalu. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads