"Stasiunnya terus on progress. Target kita Desember 2016 sudah selesai," tutur Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi ditemui di Terminal 3 Ultimate, Tangerang, Jumat (3/6/2016).
Stasiun di bagian area bandara memang menjadi tanggung jawab AP II untuk pengerjaannya. Sementara untuk pembangunan lintasan, seluruhnya menjadi tanggungjawab PT KAI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita lihat di lokasi, itu tanah sudah matang. Bantalan-bantalan relnya juga sebagian sudah di lokasi," sambung dia.
Sayang, lantaran ada kendala pembebasan lahan di sisi luar area bandara yang terhubung dengan jaringan rel eksisting menuju pusat Kota Jakarta, maka kemungkinan besar penyelesaian lintasan kereta secara keseluruhan bakal ikut terkendala.
Berdasarkan catatan detikFinance, kereta Bandara Soetta seharusnya bisa beroperasi akhir 2013. Setelah berproses, target pengoperasian mundur lagi pada April 2014.
Karena masalah lahan belum beres, Kemenhub menyebut proyek ini diundur sampai akhir 2015. Proyek ini kemudian dijanjikan lagi selesai akhir 2016.
Tampaknya, warga ibukota harus bersabar. Berita terakhir, proyek kereta bandara baru bisa melayani pengguna jasa angkutan udara pada Semester I 2017. (dna/hns)











































