Persiapan itu antara lain penyelarasan sistem dengan pihak maskapai.
"Nantinya orang bisa check-in di sini (city check-in). Bagasinya juga nanti bisa diantar langsung dari sini. Jadi nggak perlu lagi khawatir ketinggalan pesawat karena belum check-in," kata Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat (3/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fasilitas serupa sudah terlebih dahulu diterapkan berbagai bandara besar di dunia, seperti Hong Kong dan Singapura. Dengan demikian, keberadaan fasilitas ini bakal mendongkrak layanan Bandara Soekarno Hatta bisa disetarakan dengan bandara internasional lain di dunia.
Selain bagasi yang bisa dikirim langsung ke Bandara, dari area City Check-in ini juga calon penumpang bisa menikmati fasilitas shuttle bus ke bandara. Sehingga diharapkan dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi menuju bandara.
Penyediaan fasilitas ini sendiri akan melengkapi layanan kereta bandara yang saat ini sedang dibangun. Hal ini perlu dilakukan mengingat, saat beroperasnya Terminal 3 Ultimate pada pertengahan Juni nanti, lalu lintas penumpang dan kendaraan diproyeksi bakal semakin meningkat menjadi 15 juta orang per tahun.
Sayangnya, Kereta Bandara Soetta sendiri belum bisa beroperasi pada Juni nanti. Kereta Bandara baru siap membawa penumpang rute Stasiun KA Bandara-Stasiun Manggarai pada Semester I 2017.
Sebagai solusi, AP II telah meminta Perum Damri menambah frekuensi bus yang mengantar penumpang dari pusat kota menuju Bandara hingga kereta bandara siap beroperasi.
"Nanti kita nggak akan kalah dengan Singapura dan Hong Kong. Layanannya sudah setara. Kita bisa bersaing. Ini akan jadi kebanggaan kita," pungkas Budi. (dna/hns)











































