Demi Pemudik, Pekerjaan Jalan dan Jembatan Setop Hingga H+10 Lebaran

Demi Pemudik, Pekerjaan Jalan dan Jembatan Setop Hingga H+10 Lebaran

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 06 Jun 2016 10:26 WIB
Demi Pemudik, Pekerjaan Jalan dan Jembatan Setop Hingga H+10 Lebaran
Foto: Kondisi jalan Tol JORR (Arifin/detikcom)
Jakarta - Tak terasa Bulan Ramadan telah tiba, menandakan musim mudik Lebaran tahun ini bakal segera berlangsung. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan sejumlah persiapan agar titik-titik rawan kemacetan bisa ditanggulangi lebih awal.

Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya telah melakukan survey ke seluruh lokasi di tanah air untuk mengetahui kesiapan terkini jalur Mudik Lebaran.

Hasilnya, Kementerian mengambil kebijakan untuk mulai menghentikan pekerjaan besar agar lalulintas pemudik tidak terganggu dengan adanya pekerjaan jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah melakukan survei terpadu jalur mudik Lebaran 2016 bersama Korlantas POLRI dan Ditjen Hubungan Darat Kementerian Perhubungan tentang persiapan infrastruktur jalan dan Jembatan ke Jalur Pantura, Selatan Jawa, dan Jalan Lintas Sumatera di Februari dan Maret," ujar Basuki, Senin (6/6/2016).

Di Sumatera, infrastruktur jalan dan jembatan yang diantisipasi untuk mendukung persiapan jalur lebaran 2016 dari mulai Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Sumatera Barat hingga Sumatera Utara sepanjang 7.961 km.

"Kami juga akan memfungsikan 42,7 Km jalan tol untuk antisipasi kemacetan di Sumatera," kata Basuki.

Persiapan serupa juga dilakukan di Pulau Jawa. Adapun jalan dan jembatan yang menjadi perhatian terkait persiapan mudik lebaran di pulau jawa ada sekitar 7.164,02 Km dari mulai Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur hingga Bali.

"Juga memfungsikan 668 km jalan tol. Baik yang sudah beroperasi maupun yang baru bersifat fungsional (darurat)," sambung dia.

Wilayah lain juga mendapat perhatian yakni di Wulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Infrastruktur Jalan dan Jembatan yang diantisipasi ada sekitar 2.482,19 km.

"Pada H-30 sampai dengan H+10 Idul Fitri, pekerjaan utama di badan jalan akan dihentikan dengan kondisi fungsional baik dan akan diteruskan kembali setelah hari raya. Sehingga jalan bisa digunakan untuk mudik. Pekerjaan yang tidak signifikan mengganggu arus lalulintas pada beberapa ruas tetap berjalan sampai H-10," pungkas dia. (dna/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads