Jokowi: Jangan Bermain-main dengan Uang Rakyat

Jokowi: Jangan Bermain-main dengan Uang Rakyat

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 06 Jun 2016 12:44 WIB
Jokowi: Jangan Bermain-main dengan Uang Rakyat
Foto: Setpres
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan semua jajaran instansi pemerintah agar lebih seksama menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Uang rakyat harus digunakan dengan tepat.

"Saya tegaskan KL berbenah dan jangan ada yang bermain-main dengan uang rakyat," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/6/2016).

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyampaikan LKPP 2015 mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Meliputi, 56 KL (Kementerian Lembaga) memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), 26 KL memperoleh opini dan 4 KL disclaimer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Empat KL tersebut adalah Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora), TVRI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

"Dalam menyikapi laporan ini bukan pada predikat yang diraih, tapi sebagai momentum perbaikan dan pembenahan jadi PR untuk tingkatkan akuntabilitas keuangan negara," paparnya.

"Kita harus bekerja lebih keras lagi karena esensi dari akuntabilitas adalah tanggung jawab moral terhadap konstitusional dan kepada rakyat," tegas Jokowi.

Jokowi inginkan semua rekomendasi yang disampaikan oleh BPK dapat ditindaklanjuti oleh KL yang bersangkutan.

"Kita tahu semuanya penggunaan APBN harus sepenuhnya kepentingan rakyat dan masyarakat, kita harus bisa memastikan rakyat bisa mendapat manfaat dari penggunaan APBN ini. Rekomendasi-rekomendasi yang ada, saya harapkan bisa ditindaklanjuti secepatnya karena ada sisa rekomendasi yang belum ditindaklanjuti," ungkapnya. (mkl/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads