Tambah Stok Daging Beku, Bulog akan Datangkan dari Selandia Baru

Tambah Stok Daging Beku, Bulog akan Datangkan dari Selandia Baru

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 07 Jun 2016 08:32 WIB
Tambah Stok Daging Beku, Bulog akan Datangkan dari Selandia Baru
Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Untuk melakukan stabilisasi harga daging sapi, khususnya saat Ramadan dan Lebaran, pemerintah menugaskan Perum Bulog mengimpor 10.000 ton daging beku jenis secondary cut. Jatah impor tersebut merupakan bagian dari 27.400 ton importasi daging beku yang dibuka pemerintah.

Direktur Pengadaan Bulog, Wahyu, mengungkapkan pihaknya sudah merealisasikan distribusi 1.800 ton daging pada pengapalan pertama, dan 3.000 ton tambahan pada pengapalan kedua, semuanya berasal dari Australia.

Untuk menambah stok daging sapi sebagai fungsi stabilisasi, lanjut Wahyu, pihaknya juga saat ini tengah mencari negara alternatif lainnya selain daging dari Negeri Kanguru tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai alternatif kita sedang jajaki daging dari New Zealand (Selandia Baru). Tapi itu perlu waktu, jadi tak hanya dari Australia saja. Saat ini baru itu," katanya kepada detikFinance, Selasa (7/6/2016).

Wahyu menjelaskan, kalau pun Bulog sudah mendapatkan daging sapi beku dengan harga layak di Selandia Baru, daging dengan kualitas 95 CL (daging 95% daging dan lemak 5%) tersebut akan dipakai sebagai stok untuk stabilisasi harga bertepatan atau pasca Idul Fitri.

"Karena dari New Zealand kan lebih jauh, perlu waktu 3 minggu pengiriman. Jadi kalau pun dalam waktu dekat (pembelian) selesai, nggak bisa tersedian saat sebelum Lebaran," ujarnya. (ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads