Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Syarkawi Rauf mengatakan proses penyelesaian masalah ini tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Ia menilai diperlukan koordinasi yang baik antar Kementerian/Lembaga agar dapat mengatasi panjang distribusi harga pangan seperti daging sapi.
"Perlu waktu yang jangka menengah panjang untuk menyelesaikan persoalan ini. Sehingga koordinasi misalnya dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, termasuk Kementerian Perindustrian sangat penting karena ini yang akan menyiapkan pekerjaan sebagian orang yang berada di rantai distribusi yang panjang itu," katanya di Gedung KPPU, Jakarta, Selasa (07/06/16).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Menyederhanakan rantai distribusi. Penyederhanaan rantai distribusi ini akan membuat potensi terjadinya permainan di level tengah atau pedagang besar menjadi semakin berkurang.
2. Pemerintah perlu memberikan insentif terhadap transportasi untuk distribusi sehingga harga di end user tidak terlalu mahal.
"Penyederhanaan rantai distribusi itu membuat margin di masing-masing channel distribusi itu akan berkurang. Harga di end user akan menjadi berkurang. Segala bentuk retribusi, baik yang dipungut oleh pemerintah secara resmi maupun misalnya di pasar-pasar itu kan ada pemain-pemain informal juga. Nah ini juga kadang-kadang menambah margin. Ini semua dibereskan, sehingga membuat harga di end user itu menjadi sama seperti harapan pemerintah 80.000/kg," tambahnya. (feb/feb)











































