Jokowi Minta Perjanjian 6 Proyek Strategis Ditandatangani di Istana Besok

Jokowi Minta Perjanjian 6 Proyek Strategis Ditandatangani di Istana Besok

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 08 Jun 2016 13:02 WIB
Jokowi Minta Perjanjian 6 Proyek Strategis Ditandatangani di Istana Besok
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Pekerjaan konstruksi sejumlah Proyek Strategis dan Prioritas Nasional bakal segera dilaksanakan. Proyek yang terdiri dari pembangunan infrastruktur pembangkit listrik dan jalan tol ini bakal dikerjakan sejalan dengan ditandatanganinya financial close.

Financial close adalah penanda dana pinjaman yang telah disepakati dapat segera dicairkan. Semula, prosesi penandatangan tersebut bakal diselenggarakan di Graha Sawala, Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian hari ini.

"Namun karena hari ini Bapak Presiden (Presiden Joko Widodo) memanggil para menteri untuk mengikuti rapat terbatas, maka acara hari ini ditunda dan akan dilaksanakan besok di Istana Negara," ujar Sekretaris Menko PerekonomianLukita Dinarsyah Tuwo di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (8/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun acara hari ini sendiri menyangkut 6 proyek Strategis dan Prioritas Nasional. Pertama adalah PLTU Batang, Jawa Tangah, lalu ada Penandatanganan Perjanjian 5 proyek Jalan Tol meliputi Jalan Tol Manado-Bitung, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Jalan Tol Pandaan-Malang, Jalan Tol Serpong-Balaraja dan Jalan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung.

Sempat hadir dalam acara ini adalah Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Sudirman Said, Menteri BUMN Rini Soemarno,

Tampak telah hadir pula Direktur Utama PT PLN Persero Sofyan Basir, Direktur Utama PT Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra.

Acara hari ini sebenarnya punya peranan penting. Karena, dengan terselenggaranya acara pada hari ini diharapkan proyek-proyek tersebut dapat segera berjalan pekerjaan konstruksinya dalam waktu dekat.

"Setelah financial close perlu ada penyesuaian DIPA (daftar isian penggunaan anggaran) sekitar 1 bulan. Setelah itu dana bisa cair dan bisa lanjut konstruksi," ujar Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna ditemui di sela acara. (dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads