Pertumbuhan Ekonomi Disepakati 5,2% Tahun Ini

Pertumbuhan Ekonomi Disepakati 5,2% Tahun Ini

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 08 Jun 2016 17:40 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Disepakati 5,2% Tahun Ini
Foto: Maikel Jefriando
Jakarta - Pemerintah dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) menyepakati pertumbuhan ekonomi di tahun 2016 sebesar 5,2%, lebih tinggi dari sebelumnya yang ditetapkan sebesar 5,1%.

Semalam, Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Gubernur BI Agus Martowadjojo, dan Kepala BPS Suryamin. Rapat tersebut merupakan kelanjutan rapat membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016 (RAPBN-P 2016).

Rapat ini memutuskan salah satunya memangkas pertumbuhan ekonomi dari 5,3% menjadi 5,1%. Pemangkasan pertumbuhan ini diputuskan setelah terdapat sejumlah pertimbangan mengenai asumsi makro ekonomi Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"5,1% itu terlalu rendah ya. Kalau 5,1% nanti pemerintah dianggap tidak kerja. Tidak kerja saja bisa dicapai 5,1%. Jadi 5,2% kita sepakati ya. Tok, tok (bunyi palu diketok)," ujar Ketua Panja Asumsi, Said Abdullah, di Banggar DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6/2016).

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga menyebutkan, angka pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2016 disepakati sebesar 5,2%.

"Perkiraan BI disepakati tadi. Ada beberapa pertanyaan dari anggota, potensi ke 5,2%," sebut Perry. (drk/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads