Mendag: Daging Sapi Beku Lebih Higienis Daripada yang Segar

Mendag: Daging Sapi Beku Lebih Higienis Daripada yang Segar

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 08 Jun 2016 19:20 WIB
Mendag: Daging Sapi Beku Lebih Higienis Daripada yang Segar
Foto: Agus Setyadi
Jakarta - Banyak kalangan masih memprotes kebijakan pemerintah yang mengimpor 70.000 ton daging sapi beku. Alasannya banyak, salah satunya daging beku kurang diminati masyarakat ketimbang daging sapi segar.

Menurut Menteri Perdagangan (Mendag), Thomas Trikasih Lembong, sebenarnya daging beku lebih higienis dibandingkan daging segar. Pemahaman seperti itu yang menurutnya perlu diluruskan di masyarakat.

"Saya kira harus disosialisasikan bahwa daging beku lebih higienis, ini karena dalam proses pembukuan banyak kuman yang mati. Kalau daging segar kan dengan suhu ruangan kumannya bisa berlimpah," ujar Lembong ditemui usai rapat dengan Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (8/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu kelebihan lainnya, lanjut Lembong daging beku juga sangat efektif mengendalikan stok dan harga, lantaran bisa disimpan lama dan bisa dikeluarkan kapan pun saat dibutuhkan.

"Kalau sekarang saya pribadi selalu berprasangka positif. Misalnya pada kekakuan-kekakuan masyarakat ngotot harus daging segar, itu kan sangat sulit untuk diatur logistiknya. Daging segar itu kan cepat busuk, kalau kita biasakan masyarakat konsumsi daging beku itu bisa distok berbulan-bulan," jelas Lembong. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads