"Serapan anggaran hingga saat ini telah mencapai 20,28%. Itu setara dengan Rp 21,1 triliun," terang Sekretaris Jendral Kementerian PUPR, Taufik Widjojono, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (10/6/2016).
Dari capaian tersebut, Direktorat Jenderal Bina Marga mencatatkan serapan paling besar mencapai 22,03%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, serapan anggaran Kementerian PUPR jauh lebih besar di tahun ini. Pasalnya, di tahun 2015, serapan anggaran hingga bulan Juni hanya sebesar 11,7%.
"Tahun lalu 11,7%, tahun ini 20,28%. Memang kalau dilihat peningkatannya sangat besar. Salah satu faktornya adalah adanya lelang dini. Selain itu, ada juga sumbangan dari kontrak multiyears kita sekitar Rp 26 triliun, tahun lalu hanya Rp 16 triliun," rinci dia.
Realisasi belanja tersebut juga diikuti dengan perkembangan proyek-proyek infrastruktur yang mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satunya bisa terlihat dari kesiapan infrastruktur jalan jelang lebaran.
Menurut data Direktorat Jenderal Bina Marga, total ada 95 Km jalan tol baru di Pulau Jawa baik yang telah beroperasi maupun yang berstatus fungsional bisa digunakan pada musim mudik lebaran nanti.
Berikut rinciannya:
- Pejagan-Pemalang/Tegal Barat di Provinsi Jawa Tengah telah beroperasi sepanjang 26 Km
- Bawen-Salatiga di Provinsi Jawa Tengah siap fungsional 17,57 Km
- Solo-Kertosono di Provinsi Jawa Tengah siap Fungsional 10 Km
- Surabaya-Mojokerto di Provinsi Jawa Timur telah beroperasi 18 Km
- Kertosono-Mojokerto/Mojokerto Barat-Mojokerto Utara di Provinsi Jawa Timur telah beroperasi 5 Km
- Gempol-Pasuruan/Rembang di Provinsi Jawa Timur siap fungsional 13 Km
- Cinere-Jagorawi Seksi II Raya Bogor-Kukusan siap beroperasi 6 Km











































