Pemudik yang melintas tol-tol tersebut dapat melakukan pembayaran dengan kartu e-payment berupa E-Toll dari bank manapun.
"Kita sedang melakukan integrasi, supaya pembayaran elektronik bisa menggunakan multi bank," kata Kepala Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna kepada detikFinance, Jumat (10/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi akan diintegrasikan sistem e-payment Bank Mandiri-Jasa Marga yang berlaku di ruas Jakarta-Cikampek-Purwakarta-Padalarang-Cileunyi dengan sistem e-payment Bank BCA-LMS yang berlaku di ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan," papar dia.
Hal ini, kata Herry dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran di pintu tol.
"Kami ingin kan masyarakat dimudahkan. Kalau banknya belum integrasi, beda jalan tol, beda bank, beda kartu. Masa bayarnya beda-beda? Kan repot. Kita ingin memihak masyarakat," pungkas dia.
Pembayaran menggunakan uang elektronik diyakini dapat mempercepat aktifitas transaksi di gerbang tol. Dampaknya, antrean di gerbang tol pun dapat dikurangi sehingga pelayanan kepada pengguna tol lebih meningkat.
Saat ini pembayaran tol menggunakan e-Toll card, kartu Bank BRI Brizzi, Mandiri e-money, kartu BNI Tapcash, Kartu BTN Blink dapat digunakan di Ruas Toll JORR (Kebon Jeruk-TMII-Cilincing), Ruas Tol Ulujami-Pondok Aren, Ruas Tol Jakarta Tangerang, dan Ruas Tol Bogor Outer Ring Road (BORR), serta akan menyusul 14 Ruas Tol lainnya yang akan diimplementasikan secara bertahap.
Sementara Kartu Flazz milik BCA saat ini telah bisa digunakan untuk melakukan pembayaran di ruas tol Cikopo-Palimanan. (dna/feb)











































