Ada yang Janggal di Importir Daging Beku Swasta?

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 10 Jun 2016 20:12 WIB
Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Untuk tujuan stabilisasi harga daging sapi, pemerintah memberikan jatah kuota impor pada sejumlah perusahaan swasta. Izin tersebut berupa impor daging beku jenis secondary cut sebesar 23.200 ton.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Peternakan Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Rochadi Tawaf, mengungkapkan ada kejanggalan dalam penunjukan swasta dalam proses importasi tersebut.

Pasalnya, sejumlah pemain lama yang selama ini dilarang mengimpor daging secondary cut, justru tak mendapat jatah impor yang baru dibuka tersebut.

"Selama ini importir lama, termasuk yang masuk asosiasi importir, sudah pengalaman, punya fasilitas pendingin, gudang, dan sebagainya, tapi tidak terbuka buat mereka. Sementara yang dikasih jatah impor, saya saja nggak tahu perusahaannya mana, kan sama Mendag dirahasiakan" jelas Rochadi kepada detikFinance, Jumat (10/6/2016).

"Artinya ada penumpang gelap, yang manfaatkan situasi jadi importir daging, pemburu rente dengan memintah jatah," tambahnya lagi.

Di sisi lain, importir lama selama ini hanya diizinkan mengimpor daging prime cut yang lebih mahal ketimbang daging secondary cut, pasarnya pun dibatasi hanya untuk hotel, restoran, dan katering.

"Yang sudah pengalaman lama dan punya jaringan distribusi bagus malah nggak dikasih, malah diberikan ke pendatang baru yang track recordnya belum jelas," terang Rochadi.

Artinya, sambung dia, proses penunjukan langsung importir swasta tersebut jelas tak transparan. Kejanggalan lainnya, importir lama selama ini dilarang menjual daging ke pasar, sebaliknya pemain-pemain baru tersebut dibolehkan menggelontorkan daging beku ke pasar.

"Sebelumnya daging impor beku dilarang dijual ke pasar becek, sekarang sama dibolehkan. Ini setelah Mendag mengganti Permendag Nomor 5 tahun 2016, dengan Permendag baru, yakni Permendag Nomor 37 Tahun 2016," terang Rochadi.

"Artinya sekarang daging beku boleh masuk ke pasar becek, selama ini yang punya cold storage atau kulkas," tutupnya. (hns/hns)