"Awal 2017 dimulai, awal 2018 sudah selesai," ungkap Direktur Utama AP II, Budi Karya Sumadi saat menghadiri simulasi operasional di Terminal 3, Bandara Soetta, Minggu (12/6/2016).
Sekarang, AP II masih berjuang pada tahap pembebasan lahan. Menurut Budi, tidak banyak lahan yang harus dibebaskan dan ditargetkan bisa selesai dalam waktu dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menjelaskan, pembangunan runway baru memang menjadi prioritas bagi AP II. Dikarenakan hanya hal ini bisa mengurangi kepadatan lalu lintas penerbangan yang terjadi setiap harinya.
"Kita tahu bahwa jujur di Soetta, take off dan landing berlangsung padat dan mengakibatkan antrian. Sekarang pergerakannya 72 (pesawat per jam). Untuk membuat terminal di Soetta tidak antri. Pergerakan harus 100," papar Budi.
"Untuk itu kita harus perbaiki dua landasan yang ada dan perbaikan landasan agar pesat berbadan besar bisa landing di sini. Dan kita harus membangun runway ke-3," tegasnya. (mkl/feb)











































