Lantas, apakah pemotongan ini berdampak pada realisasi program pemerintah yang dijalankan Kemenko Maritim dan Sumber Daya?
"Kami akan jaga agar tujuan tujuan utama tidak bergeser dan target-target utama tetap tercapai. Seperti yang saya katakan, untuk yang utama-utama kita tidak akan ganggu," ujar Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli di Badan Anggaran DPR, Senin (13/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan adanya tol laut, regular shipping, harga beras, gula pasir, minyak goreng curah, tepung terigu, daging ayam ras, semen turun di Indonesia Timur," kata Rizal
Selain itu, Rizal mengatakan, sedang menjalin koordinasi dengan Kemenhub untuk mengembangkan Jembatan Udara khusus untuk logistik. Jadi, misalnya untuk daerah pedalaman dan pegunungan di Papua memanfaatkan pesawat Hercules TNI, sehingga harga-harga bisa turun.
"Karena harga semen misalnya di pantai Papua sudah Rp 200 ribu/sak, tapi di puncak pegunungan masih Rp 1 juta rupiah/sak. Jadi kita akan coba kombinasikan tol laut dengan jembatan udara logistik agar supaya harga-harga bisa sama di berbagai wilayah di Indonesia," imbuh Rizal. (hns/hns)











































