Anggaran Kemenko Maritim Dipangkas, Rizal Ramli: Target Utama Tak Diganggu

Anggaran Kemenko Maritim Dipangkas, Rizal Ramli: Target Utama Tak Diganggu

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Senin, 13 Jun 2016 14:30 WIB
Anggaran Kemenko Maritim Dipangkas, Rizal Ramli: Target Utama Tak Diganggu
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Anggaran Kementerian Koordinator (Kemenko) Maritim dan Sumber Daya dalam RAPBN-P 2016 sebesar Rp 414,1 miliar. Alokasi anggaran ini dipotong sekitar 17% atau Rp 86 miliar.

Lantas, apakah pemotongan ini berdampak pada realisasi program pemerintah yang dijalankan Kemenko Maritim dan Sumber Daya?

"Kami akan jaga agar tujuan tujuan utama tidak bergeser dan target-target utama tetap tercapai. Seperti yang saya katakan, untuk yang utama-utama kita tidak akan ganggu," ujar Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli di Badan Anggaran DPR, Senin (13/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rizal menjelaskan, program yang digarap Kemenko Maritim antara lain tol laut, pengembangan 10 destinasi wisata, dan bebas visa. Ada juga program Jembatan Udara yang menggandeng Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

"Dengan adanya tol laut, regular shipping, harga beras, gula pasir, minyak goreng curah, tepung terigu, daging ayam ras, semen turun di Indonesia Timur," kata Rizal

Selain itu, Rizal mengatakan, sedang menjalin koordinasi dengan Kemenhub untuk mengembangkan Jembatan Udara khusus untuk logistik. Jadi, misalnya untuk daerah pedalaman dan pegunungan di Papua memanfaatkan pesawat Hercules TNI, sehingga harga-harga bisa turun.

"Karena harga semen misalnya di pantai Papua sudah Rp 200 ribu/sak, tapi di puncak pegunungan masih Rp 1 juta rupiah/sak. Jadi kita akan coba kombinasikan tol laut dengan jembatan udara logistik agar supaya harga-harga bisa sama di berbagai wilayah di Indonesia," imbuh Rizal. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads