Penyampaian rencana penghematan anggaran ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang mewakili Menteri BUMN Rini Soemarno.
Penghematan anggaran tersebut juga mencakup belanja barang yang tidak masuk dalam skala prioritas. Selain itu, Kementerian BUMN juga berencana melakukan renovasi gedung kantor yang sudah lama berdiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juga mencakup belanja barang atau modal yang tidak prioritas. Renovasi atau membangun kantor baru di hold dulu tahun anggaran ini," ujar Bambang saat rapat dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/6/2016).
Selain penundaan renovasi gedung, para pegawai Kementerian BUMN juga dituntut untuk melakukan penghematan di beberapa belanja non prioritas seperti perjalanan dinas, belanja iklan, seminar, hingga konsinyering.
"Metode penghematan yang harus diefisienkan belanja operasional yang bukan prioritas terkait perjalanan dinas, konsinyering, iklan, seminar, pengeluaran jasa-jasa lainnya dihemat, bukan dihapus karena beberapa hal jumlah kunjungan delegasi dihemat," kata Bambang. (feb/feb)











































