Mentan Kunjungi 'Kulkas Raksasa' Penyimpanan Daging Milik Indoguna Utama

Mentan Kunjungi 'Kulkas Raksasa' Penyimpanan Daging Milik Indoguna Utama

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 17 Jun 2016 11:52 WIB
Mentan Kunjungi Kulkas Raksasa Penyimpanan Daging Milik Indoguna Utama
Foto: Mentan mengunjungi gudang penyimpanan daging beku milik anak usaha PT Indoguna Utama (Idris/Detik)
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, terus melakukan berbagai upaya agar harga daging sapi bisa turun hingga di bawah Rp 80.000/kg sesuai intruksi Presiden Jokowi. Salah satu dengan meminta importir menggelontorkan stok dagingnya ke pasaran.

Hari ini, Amran mengunjungi fasilitas penyimpanan daging impor milik CV Surya Cemerlang Abadi, anak perusahaan PT Indoguna Utama, di daerah Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (17/6/2016).

Amran datang pukul 10.30 WIB, dan langsung mengenakan pakaian khusus, lebih terlihat seperti yang dikenakan dokter saat melakukan tindakan operasi. Dia kemudian langsung bergegas masuk ke dalam ruangan pendingin tempat penyimpanan daging.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Di area ruang gudang yang kurang lebih memiliki luas seukuran lapangan bola ini, Amran melihat-lihat penanganan daging impor begitu tiba dari truk kontainer.

Usai memeriksa area penyimpanan, Amran kemudian berlalu ke fasilitas pemotongan daging menjadi balok kotak dengan berat masing-masing 1 kilogram.

Amran tak lama berada di Indoguna. Ia hanya menghabiskan waktu sekitar 20 menit untuk kemudian melanjutkan kunjungannya. Giliran titik lokasi operasi pasar murah daging Indoguna yang disasar Amran. Lokasinya berada di kantor Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur.



Amran berujar, kunjungannya tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut setelah dirinya meminta kepada importir untuk menggelontorkan stok daging sapinya. Hal tersebut bertujuan untuk menekan harga supaya daging sapi turun di bawah Rp 80.000/kg.

"Hari ini kami berterima kasih kepada CV Surya Cemerlang karena sudah ikut partisipasi stabilkan harga. Surya Cemerlang sudah bersedia keluarkan 1.000 ton dalam waktu 2 minggu, itu setara dengan 5.700 sampai 6.000 ekor sapi," kata Amran sebelum meninggalkan lokasi gudang.

(feb/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads