BUMN Ini Jual Daging Impor Rp 75.000-Rp 80.000/Kg

BUMN Ini Jual Daging Impor Rp 75.000-Rp 80.000/Kg

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 17 Jun 2016 19:22 WIB
BUMN Ini Jual Daging Impor Rp 75.000-Rp 80.000/Kg
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Setelah resmi mendapatkan ijin dari Menteri Perdagangan untuk impor daging secara komersial, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) langsung tancap gas. BUMN ini diberikan kepercayaan oleh pemerintah untuk melakukan importasi daging sapi secara komersial dalam rangka membantu menambah pasokan daging nasional.

PPI mendapatkan ijin impor daging antara lain berupa karkas dan secondary cut, PPI mendistribusikan dan jual daging langsung kepada para pedagang daging dibeberapa pasar tradisional dan juga dengan menggelar pasar murah ke beberapa titik. Seperti dijelaskan Direktur Utama PT. PPI, Dayu Padmara Rengganis.

"Tujuan utama PPI adalah agar di bulan suci, jelang lebaran Idul Fitri hingga akhir tahun kebutuhan terhadap daging untuk masyarakat dapat teratasi dengan baik dan terjangkau," ujar Dayu saat menyaksikan datangnya daging impor perdana bersama jajaran direksi PPI dan perwakilan pedagang daging Sejabodetabek, Jabar dan Jateng di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Jumat (17/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Impor daging PPI tersebut, PPI bekerja sama Ficorp Group perusahaan yang mempunyai saham di jaringan industri sumber supply daging sapi di Australia. Impor perdana sore ini berupa Chilled Karkas, yakni daging segar/bukan daging beku yang berbentuk ¼ potongan sapi beserta tulang sebagaimana bentuk sapi potong di RPH, yang langsung diterbangkan dengan Garuda dari Australia pagi hari setelah pemotongan dan sampai di Jakarta pada sore hari. PPI memutuskan memilih bentuk karkas. karkas adalah satu-satunya produk yang bisa diterima masyarakat dan pedagang daging segar.

Nilai tambah dari karkas adalah sebagai bahan untuk dapat memberikan pengetahuan tentang teknik pemotongan daging dan tulang berstandar kepada masyarakat, menciptakan lapangan kerja sekaligus menurunkan harga Karkas terdiri dari jenis daging mulai dari yang murah sampai yang mahal, yang disesuaikan dengan kebutuhan pembeli, misalnya untuk jenis Samcan yang cocok untuk Rendang, Rawon, Gulai, kita patok harga Rp. 70.000, sedangkan sandung lamur dan lamusir, kita patok seharga Rp.85.000.

Langkah PPI selanjutnya adalah menugaskan 34 cabang PPI diberbagai daerah dan kota untuk menggelar pasar murah bersama-sama dengan produk Gula PPI dengan pabrik serta penyaluran melalui jaringan outlet/toko PPl sebanyak 5913 outlet/toko yang tersebar di seluruh lndonesia untuk menjual daging murah. Disisi lain untuk pemasaran dan distribusi PPI juga bekerja sama dengan Koperasi Produksi Usaha Ternak Terpadu Indonesia (UTTI).

"Pemasaran awal meliputi Jabodetabek, dan selanjutnya akan dipasarkan juga oleh cabang daerah seperti PPI Bandung, Semarang, Jogja serta Medan. Semua yang dilakukan oleh PPI agar masyarakat mendapatkan hak sosialnya dengan membeli harga daging yang wajar dan terjangkau dan berkualitas baik," katanya

"Dengan daging murah PPI yang dijual adalah daging halal berkualitas bagus dan segar dengan harga mulai Rp 70 ribu per kilogram tersebut, maka pastinya harga daging yang dijual PPI lebih murah dari harga daging dipasar saat ini yang sudah mencapai rata-rata Rp 120 ribu hingga Rp 130 ribu per kilogram. Langkah tersebut sesuai harapan yang diinginkan oleh Pemerintah dalam membantu kebutuhan dan sesuai dengan daya beli masyarakat dengan menjual daging murah, halal dan berkualitas" tutur Dayu.

Pembelian daging murah, halal dan berkualitas dari PPI tidak ada syarat apapun, seperti kartu, keanggotaan dan status sosial masyarakat. Pokoknya semua masyarakat dapat membeli daging murah, halal dan berkualitas secara normal seperti biasanya, dengan harga mulai dari Rp 70.000 sampai dengan Rp 85.000 demikian Dayu menutup pembicaraannya. (hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads