Jokowi Minta Kementan Stop Bagi-Bagi Sapi ke Peternak

Jokowi Minta Kementan Stop Bagi-Bagi Sapi ke Peternak

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 21 Jun 2016 13:25 WIB
Jokowi Minta Kementan Stop Bagi-Bagi Sapi ke Peternak
Foto: Ray Jordan/detikcom
Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi), menargetkan swasembada bisa dilakukan paling tidak pada 9 tahun mendatang. Alasan lamanya keberhasilan swasembada, karena sektor hulu atau pembibitan sapi belum dibenahi dengan baik.

Untuk mencapai swasembada, menurut Jokowi, perlu adanya perubahan program peternakan pemerintah, seperti menghentikan kebijakan bagi-bagi sapi yang selama ini rutin diberikan Kementerian Pertanian (Kementan).

"Dan kita tidak mungkin lagi bagi-bagi sapi ke petani tanpa manajemen pengawasan dan pendampingan. Gagal kalau seperti itu diulang," jelas Jokowi di peternakan sapi milik PT Karya Anugerah Rumpin (KAR), Bogor, Selasa (21/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Program yang efektif untuk mencapai swasembada sapi, sambungnya, bisa dilakukan dengan kerja sama antara swasta dan peneliti seperti yang dilakukan KAR dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Rumpin ini.

Anakan sapi hasil pembibitan itulah yang kemudian dibagikan kepada peternak kecil, kemudian dilakukan pendampingan dan pengawasan secara ketat selama masa pemeliharaan.

"Ini menurut saya sudah bagus. Ada swastanya, ada peneliti LIPI. Di tempat lain, Mengatas, Sumatera Barat, dikerjakan total oleh Kementan. BUMN Berdikari juga akan sama dengan yang ini," jelas Jokowi.

"Semuanya sudah berjalan pada rel yang betul. Hanya perlu konsisten terus, jangan berhenti. Kita harus pakai pola seperti ini. Jadi diberikan kepada petani, tapi ada yang mendampingi, paling penting di situ," tambahnya. (feb/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads