Menurut Djarot, dana ini akan digunakan untuk perbaikan dan penambahan infrastruktur pasca panen terutama mesin pengering karena pada saat panen raya biasanya terjadi pada musim hujan sehingga kadar air tinggi.
"Panen raya terjadi di musim hujan, jadi lantai jemur tidak begitu efektif maka supaya efisien harus dengan dryer, dryer yang terintegrasi dengan alat simpan atau silo," ujar Djarot, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut rincian penggunaan PMN Rp 2 triliun yang diminta Bulog.
Komoditas Beras
-Modern Rice Milling Plant Terintegrasi Rp 1,3 triliun
-Mesin Rice to Rice Rp 96 miliar
Komoditi Jagung
-Dryer Rp 76 miliar
-Silo Rp 403,2 miliar
Komoditi Kedelai
-Gudang Rp 78 miliar (feb/feb)











































