RI Bisa Bebas Impor Jagung di 2017, Ini Kata Mentan

RI Bisa Bebas Impor Jagung di 2017, Ini Kata Mentan

Muhammad Idris - detikFinance
Kamis, 23 Jun 2016 13:05 WIB
RI Bisa Bebas Impor Jagung di 2017, Ini Kata Mentan
Foto: Muhammad Idris
Serpong - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menargetkan Indonesia sudah bisa swasembada jagung paling lambat di 2018. Bahkan, jika program perluasan areal tanam dan harga jagung bisa stabil, dirinya optimis jagung tak perlu lagi impor di 2017.

"Impor jagung sampai bulan ini turun 47%, turun dibandingkan tahun lalu. Sekarang impornya hanya 800.000 ton, kalau terus dipertahankan (impor) turun 50% maksimal, 2018 bisa swasemada. Malah bisa jadi 2017 bila perlu impor tak ada lagi," ucap Amran ditemui di areal sawah jagung di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (23/6/2016).

Selain lewat program integrasi jagung dengan sawit, serta jagung dengan karet, program mekanisasi pertanian pada tanaman jagung bisa menambah keyakinannya mencapai target tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Impor jagung ini hubungannya kenapa alat ini mesti dipercepat untuk mengurangi impor. Sekarang saja impor sudah turun 47%," ujar Amran.

Beberapa waktu sebelumnya, Amran menyebut, pihaknya terus menggenjot produksi jagung dalam negeri, salah satunya lewat program integrasi sawit-jagung. Tahun 2016, ditargetkan ada tambahan 1 juta hektar lahan dari integrasi tersebut.

"Tahan impor (jagung) itu salah, kita lakukan dengan penambahan anggaran. Kita akselerasi dengan integrasi sawit dan jagung di 1 juta hektar lahan," tandas Amran.

Dia menjelaskan, saat ini rata-rata harga jagung di tingkat petani yang diserap perusahaan pakan ternak dihargai paling rendah Rp 3.150/kg. (feb/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads