Ditanya DPR Soal Sumber Dana PMN, Ini Penjelasan Menkeu

Ditanya DPR Soal Sumber Dana PMN, Ini Penjelasan Menkeu

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 23 Jun 2016 16:28 WIB
Ditanya DPR Soal Sumber Dana PMN, Ini Penjelasan Menkeu
Foto: Dina Rayanti-detikFinance
Jakarta - Pemerintah mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) terhadap beberapa. Dari 23 BUMN, 19 di antaranya direstui secara penuh mendapat PMN, satu BUMN hanya disetujui sebagian, dan tiga sisanya ditolak.

Pihak DPR pun sempat menanyakan mengenai sumber dana yang akan dialokasikan untuk PMN. Menanggapi pertanyaan itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang mewakili pemerintah, menjelaskan PMN merupakan bagian dari belanja investasi dan sudah dianggarkan sejak Oktober 2015 lalu.

Selain itu, PMN juga tidak bersumber dari dana hasil pemotongan anggaran belanja Kementerian/Lembaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PMN bagian dari belanja investasi, bukan bagian belanja pemerintah dari Kementerian/Lembaga, itu dua hal terpisah. PMN yang tadi disepakati sudah dianggarkan sejak Oktober 2015 dikembalikan ke komisi pada APBN-P ini. Uang untuk PMN tidak diambil dari pemotongan belanja," jelas Bambang saat menghadiri rapat kerja terkait PMN dengan Komisi VI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

PMN dianggap sebagai belanja investasi karena diaharapkan dapat meningkatkankan dan memperluas kinerja perseroan milik negara. Dengan dialokasikannya modal negara di dalam BUMN juga akan menghasilkan keuntungan bagi perusahaan itu sendiri dan juga bagi negara selaku pemilik saham.

Sedangkan pemotongan anggaran Kementerian/Lembaga yang dilakukan beberapa waktu lalu merupakan langkah penghematan negara. Penghematan tersebut meliputi perjalanan dinas, rapat, dan pengadaan seminar.

"Pemotongan belanja kemarin itu program penghematan masih banyak ketidakhematan dalam belanja operasional. Perjalanan dinas, konsinyering, rapat, dan seminar," tutup Bambang. (hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads