Sedangkan di Indonesia, daging segar dijual dengan banderol harga sekitar Rp 120.000/kg atau lebih.
"Benchmark kita kan ke Malaysia. Harga daging di sana variasi, tapi daging sapi segar rata-rata Rp 80.000/kg, yang lebih murah lagi daging kerbau India. Bagaimana bisa di sana lebih murah, padahal sumbernya sama dari Australia," ujar Ketua KPPU, Syarkawi Rauf, saat menyambangi kantor redaksi detikcom, Jakarta, Jumat (24/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Malaysia memang sistem distribusinya sudah bagus. Tapi yang jadi pertanyaan di sana bisa Rp 80.000/kg, Pak Jokowi ini pemikirannya sederhana, kalau daging yang sama kenapa Malaysia lebih murah. Tapi ini yang harus diterjemahkan pembantu-pembantunya (menteri) Presiden," ucapnya.
Diungkapkan Syarkawi, pihaknya sudah sejak lama mempelajari struktur pasar kedua negara tersebut. Bahkan, lanjutnya, pihaknya sudah lama berkirim surat dengan KPPU Malaysia dan negara-negara tetangga lainnya.
"Saya sudah kirim surat ke KPPU Malaysia, juga ke KPPU Filipina, Australia, kemudian ke Thailand. Semua sudah membalas surat kita, kecuali KPPU Australia," tutupnya. (hns/hns)











































