Menurut Ketua KPPU, Muhammad Syarkawi Rauf, Malaysia selama ini juga mengimpor sapi hidup dari Australia, namun pedagang di Negeri Jiran tersebut bisa menjual harga daging sapi segar dengan harga Rp 80.000/kg.
"Malaysia impor juga dari Australia tapi daging segarnya bisa Rp 80.000/kg. Bahkan ada yang Rp 60.000/kg, mereka ada kerbau dan sapi, kalau jenis daging yang sama dari Australia tapi bisa lebih murah," kata Syarkawi saat menyambangi kantor redaksi detikcom, Jakarta, Jumat (24/6/2016)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarkawi menjelaskan, pihaknya juga tengah menyelidiki dugaan keterlibatan perusahaan Asutralia saat proses pengiriman.
"Dari 55 perusahaan ada yang dapat kuota 10.000 (ekor), ada yang 5.000, ada yang 7.000. Kalau angkut sendiri-sendiri ongkos mahal. Yang terjadi feedloter kerja sama untuk mengapalkan sapi dari Australia, jangan-jangan itu diambil dari sumber yang sama," ucapnya.
"Kita hampir 100% impor sapi dari Australia. Kita kirimi surat KPPU-nya Australia, kita minta kerja samanya, di Australia ini yang impor dari perusahaan mana, peternakannya siapa," jelas Syarkawi. (hns/hns)











































