Saat blusukan di Pelabuhan Priok pada pertengahan 2015, Jokowi mendapati fakta bila dwell time menyentuh angka 5,5 hari.
Lantas bagaimana kondisi terkini perbaikan waktu bongkar muat peti kemas impor?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Membaik lah mendekati 3 hari sudah di bawah 4 hari ini kan fluktuatif jadi kalau bulan kemarin ya kira-kira 3,4 hari," ungkap Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo II, Saptono Irianto di kantor PT JIEP, Pulogadung, Jakarta, Senin (27/6/2016).
Berbagai cara ditempuh untuk menekan dwell time di Pelabuhan Tanjung Priok, seperti menghidupkan kembali jalur kereta ke Pelabuhan Tanjung Priok. Ada juga pengenaan tarif progresif untuk peti kemas yang telah lolos tahapan customs clearance.
"Intinya gini distribusi barang keluar masuk pelabuhan itu bisa dicapai melalui moda transportasi, moda transportasi apa saja? Yaitu highway jalan raya, railway kereta api, maupun water way melalui sungai itu harusnya ada semuanya nanti tinggal tingkat efisiensi efektifitasnya mana yang paling unggul," lanjut Saptono. (feb/feb)










































