Harga daging ini, menurut Mentan, sebagai sebuah pencapaian karena mampu memenuhi permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni harga daging Rp 80.000/kg.
"Ini sebuah prestasi. Daging sudah dijual di harga Rp 80.000/kg, padahal mulainya baru seminggu, kita gelontorkan 9.000 ton daging beku atau setara 52.900 ekor sapi," kata Amran ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan bulan puasa dan Lebaran saja, tapi terus menerus. Kita lakukan sampai pada titik harga di bawah Rp 80.000/kg," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, dia kembali menegaskan kalau anggapan daging segar kualitasnya lebih baik ketimbang daging beku tak selamanya benar.
"Daging segar tak lebih baik dari daging beku. Yang dikonsumsi di hotel bintang 5 kan daging beku, sudah bersih dan tidak ada bakteri karena sudah dibekukan," ucap Amran.
Seperti diketahui, warga saat ini masih memilih untuk membeli daging segar lokal dan impor di pasaran. Daging sapi segar dijual Rp 120.000/kg, sebaliknya harga daging sapi beku dilepas mulai Rp 80.000/kg.
(feb/feb)










































