Jokowi menuturkan tiga fokus utama dalam pengembangan Natuna. Pertama yaitu dari sisi industri perikanan yang ternyata masih terlalu sedikit dioptimalkan.
"Saya mendapat laporan bahwa produksi di sektor kelautan dan perikanan di Natuna hanya sebesar 8,9% dari potensi yang kita miliki. Oleh sebab itu kita perlu didorong lagi, dipercepat lagi sehingga bisa mendatangkan manfaat bagi kita," kata Jokowi membuka rapat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh sebab itu, ini juga kita dorong agar proses produksi bisa segera dilakukan," imbuhnya.
Ketiga dari sisi pertahanan dalam menjaga sumber daya alam. Jokowi menginginkan agar aparat hukum bisa saling berkoordinasi untuk menjaga pulau terdepan tersebut.
"Natuna sebagai pulau terdepan di dalam ratas (rapat terbatas) yang lalu telah saya perintahkan TNI AL, Bakamla agar meningkatkan patroli dan penjagaan di kawasan Natuna. Juga infrastruktur dibangun, diperbaiki, saya kira juga perlu segera dimulai," kata Jokowi. (mkl/feb)











































