AP II Bantu Sumatera Barat 'Kerek' Kunjungan Wisatawan

AP II Bantu Sumatera Barat 'Kerek' Kunjungan Wisatawan

Jabbar Ramdhani - detikFinance
Rabu, 29 Jun 2016 19:10 WIB
AP II Bantu Sumatera Barat Kerek Kunjungan Wisatawan
Foto: Salah satu pesona wisata di Sumbar, Rumah Gadang (Dikhy Sasra/Detik)
Jakarta - Provinsi Sumatera Barat memiliki berbagai destinasi wisata menawan. Potensi wisata ini sebetulnya dapat menjadi keuntungan yang positif bagi sektor transportasi.

Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II (AP II), Andra Y. Agussalam mengatakan, jika sektor pariwisata dikembangkan, hal ini juga akan mendongkrak jumlah pengguna pesawat.

"Kita memang semestinya bisa meningkatkan potensi wisata kita. Karena seperti Malaysia saja mempunyai 70 destinasi wisata. Begitu juga Singapura yang kecil yang punya 100 destinasi," kata Andra di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang, Rabu (29/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Indonesia, saat ini baru memiliki 50 lebih destinasi wisata. Menurutnya, jumlah ini bisa saja ditambahkan mengingat panorama dan kekayaan adat budaya yang dimiliki masyarakat Indonesia.

"Dengan adanya kolaborasi di bidang pariwisata ini, ya secara tidak langsung juga akan mendorong pengguna pesawat terbang," tambah Andra setelah meninjau kesiapan BIM menghadapi masa mudik Lebaran.

Andra menambahkan, pada saat Andrinof Chaniago menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sektor pariwisata Padang cukup dikembangkan.

"Pada saat Pak Andrinov Chaniago masih jadi kepala Bappenas, pembangunan sektor pariwisata di Padang cukup banyak yang diperhatikan. Ya mungkin karena kebetulan Pak Andrinof berasal dari Padang juga," kata Andra.

Hal ini diamini oleh General Manager BIM, Suparlan. Suparlan mengatakan bahwa sektor pariwisata dapat mendongkrak naik gairah ekonomi suatu daerah.

Maka, AP II bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar untuk menggelar program bersama. Akhirnya, beberapa even pariwisata Sumbar akan dipromosikan di Bandara Minangkabau. Menurut Suparlan, kegiatan ini saling menguntungkan.

"Dinas pariwisata provinsi ingin mensinkronkan kegiatan pariwisata di Sumatera Barat ini dengan dipromosikan juga di bandara. Akhirnya ini jadi kerja sama yang baik. Bandara baik dalam operasional karena banyak wisatawan pakai pesawat dan menunjang perekonomian di Sumbar," kata Suparlan. (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads