Mentan Ancam Cabut Izin Importir Sapi yang Mainkan Harga Saat Lebaran

Mentan Ancam Cabut Izin Importir Sapi yang Mainkan Harga Saat Lebaran

Michael Agustinus - detikFinance
Kamis, 30 Jun 2016 11:10 WIB
Mentan Ancam Cabut Izin Importir Sapi yang Mainkan Harga Saat Lebaran
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman terus mengecek perkembangan harga daging sapi di pasaran dari hari ke hari menjelang Lebaran.

Dirinya mendengat isu bahwa para pengusaha feedloter (sentra penggemukan sapi) akan menaikkan harga 3 hari menjelang Idul Fitri yang jatuh pada 6-7 Juli 2016 nanti.

Amran meminta feedloter tidak menaikkan harga. Kalau ada feedloter yang nakal, Amran mengancam akan memberikan sanksi berupa pengurangan sampai pencabutan jatah impor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada informasi dari jagal bahwa H-3 akan naik. Kalau nanti dari feedlot naik, yang menaikkan harga tidak wajar izin impornya akan dikurangi, kalau perlu dicabut," tandas Amran saat berkeliling Pasar Kramat Jati, Jakarta, Kamis (30/6/2016).

Dia menambahkan, operasi pasar daging sapi akan terus dijalankan untuk menstabilkan harga. Bahkan, operasi pasar akan diteruskan hingga setelah Idul Fitri untuk mendorong harga daging sapi turun secara permanen.

"Ini jalan terus, bukan hanya mau Idul Fitri," ucapnya.

Dengan masuknya daging beku yang bisa dijual di bawah Rp 80.000/kg di pasar-pasar becek, Amran optimistis harga daging sapi bisa terus dipaksa turun.

"Daging sapi awal puasa Rp 130.000/kg, sekarang Rp 115.000/kg. Ada yang Rp 80.000/kg, Rp 79.000/kg, Rp 70.000/kg. Sekarang sudah terjadi kan?" pungkasnya. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads