KCIC sendiri merupakan konsorsium BUMN Indonesia dan China yang mengembangkan proyek kereta cepat sepanjang 142 km tersebut.
"Satu hal yang kami garis bawahi masalah petir karena area petir tertinggi di dunia koridor Jabodetabek, Jakarta-Bandung ini daerah petir tertinggi di dunia, gempanya juga," ujar Direktur Utama KCIC, Hanggoro Budi Wiryawan di Hause Rooftop, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepanjang 142 km (panjang jalur) ini kita harapkan penempatan sensornya mendekati daerah potensi gempa, kita lihat kemarin bulan lalu banjir tanah longsor," sebutnya.
Untuk mengatasi gangguan alam itu, Hanggoro mengaku pihaknya akan menggandeng perguruan tinggi dalam negeri terlibat aktif dalam perencanaan dan pengawasan proyek.
"Makanya ini ajang belajar jadi saya sudah ke beberapa Perguruan Tinggi memprovoke kampus untuk ikut proses belajar kereta cepat," tambahnya. (feb/hns)










































