Harga Daging Masih Mahal, Mentan Akan Cabut Izin Feedloter dan Importir

Harga Daging Masih Mahal, Mentan Akan Cabut Izin Feedloter dan Importir

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 01 Jul 2016 10:57 WIB
Harga Daging Masih Mahal, Mentan Akan Cabut Izin Feedloter dan Importir
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Beberapa hari menjelang Lebaran umumnya dibarengi dengan kenaikan berbagai bahan pangan pokok, termasuk daging sapi. Kenaikan harga tersebut terjadi karena adanya kenaikan permintaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Meskipun fenomena ini terus berulang setiap tahunnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjamin, tidak ada kenaikan harga daging sapi baik daging sapi impor beku maupun daging sapi segar.

Apabila pedagang dan importir terbukti menaikkan harga daging sapi di pasar, maka izin tempat penggemukan sapi (feedloter) dan izin impor akan dicabut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau ada yang menaikkan dari feedloter nanti kami minta pertama adalah diberi peringatan, kedua dikurangi impornya. Ketiga adalah kalau masih (menaikkan harga) rekomendasinya kami cabut. Itu tegas dari pemerintah nggak boleh, rakyat harus dilayani," terang Amran, di TTI Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2016).

Pihaknya pun berani menjamin bahwa harga daging sapi di pasar baik daging sapi impor maupun daging sapi segar tidak akan mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan mulai masuknya daging sapi impor beku ke beberapa pasar.

"Insya Allah tidak naik, hukum pasar tidak naik karena ada daging murah masuk," kata Amran.

Pemerintah telah mengimpor daging sapi beku sebanyak 90.000 ton untuk persediaan Lebaran dan setelahnya. Dengan demikian, kebutuhan daging sapi khususnya di wilayah Jabodetabek cukup dan tidak akan terjadi kenaikan harga sebelum dan setelah Lebaran.

"Kami ada 90.000 ton atau setara 52.000 ekor. Kebutuhan Jabodetabek hanya 1.000 ekor per hari, jadi itu lebih dari cukup," tutup Amran. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads