"Pemerintah Provinsi Jawa Timur sangat mendukung dibukanya akses udara untuk menjangkau masyarakat di wilayah eks Karesidenan Madiun dan Kediri," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf di Surabaya, Jumat (2/7/2016).
Wagub yang akrab disapa Gus Ipul ini mengakui bahwa di wilayah tersebut merupakan red zone bagi penerbangan militer karena berdekatan dengan landasan udara Iswahyudi Madiun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daerah mana yang cocok untuk didirikan bandara untuk menjangkau masyarakat di wilayah selatan Jawa Timur itu, Wagub menyerahkan ke delapan kepala daerah mana daerah yang cocok untuk dibangun bandara.
"Kita pasti akan mendukung mana yang paling mungkin dan pas. Usulan dari 8 kepala daerah ini kita perhatikan," terangnya.
Mantan Menteri Percepatan Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) ini menilai, dengan terbukanya akses udara di eks Karesidenan Kediri dan Madiun, maka akan membuka isolasi di wilayah tersebut.
"Dengan dibukanya akses udara, bisa mempercepat perpindahan barang maupun orang, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi," tandasnya sambil memberikan contoh, hadirnya bandara di Kabupaten Banyuwangi, dapat menggerakkan roda perekonomian di daerah tersebut. (roi/dna)










































