Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 03 Jul 2016 16:30 WIB

Buah Ini Jadi 'Mesin Uang' Pedagang Selama Puasa dan Lebaran

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Eduardo Simorangkir Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Salah satu komoditas pangan yang laris manis selama bulan puasa adalah buah-buahan. Mayoritas penduduk Indonesia yang beragama muslim membuat jumlah permintaan komoditas ini meningkat selama Ramadan.

Dari hasil pantauan detikFinance di Pasar Jembatan Merah, Jakarta Selatan, salah seorang pedagang buah bernama Suanti mengaku mengalami peningkatan penjualan selama puasa. Suanti menjual berbagai buah-buahan seperti melon, semangka, blewah, timun suri hingga nanas.

"Timun suri dan blewah biasanya yang jadi barang jualan laris pas bulan puasa. Kalau hari biasa malah nggak laku, pernah jualan hari biasa blewahnya cakep-cakep malah nggak laku," ucapnya kepada detikFinance, di Pasar Jembatan Merah, Jakarta Selatan, Minggu (03/07/16).

Suanti mengatakan dari seluruh buah dagangannya, nanas dan semangka menjadi buah yang paling banyak permintaannya selama bulan puasa. Sementara itu untuk jelang Lebaran, buah nanas menjadi yang paling banyak dicari oleh pembeli.



"Sekarang ini nanas yang banyak jualannya. Naiknya tiga kali lipat dari biasanya lah. Tapi blewah agak berkurang dari tahun lalu. Buahnya jelek-jelek. Cuma dalamnya doang kuning, rasanya nggak manis. Nggak tahu deh kenapa itu," pungkasnya.

Adapun buah-buahan ini umumnya berasal dari petani yang wilayahnya di pulau Jawa seperti dari Karawang, Rembang, Cilegon, Lamongan, Jember, Ngawi, dan Tuban.

Momen bulan puasa ini pun dimanfaatkan oleh para pedagang untuk menjual buah-buahan musiman yang laris manis. Bahkan ada yang sebelumnya berjualan buah mangga, namun ketika puasa beralih menjual timun suri dan melon demi memenuhi permintaan konsumen.

Kenaikan jumlah permintaan ini sudah mulai terjadi pada H+7 puasa, dan permintaan naik kembali ketika H-7 Lebaran.

Permintaan Buah Nanas Meningkat Hingga Tiga Kali Lipat

Suanti juga terlihat sibuk mengupas buah nenas yang jumlahnya tampak lebih banyak dibanding buah lainnya.

Suanti mengatakan permintaan buah nanas sudah meningkat sejak awal puasa. Biasanya di saat puasa, orang-orang menggunakan buah ini untuk dijadikan bahan campuran es buah dan bahan selai untuk kue nastar.

Mendekati hari raya, Suanti pun menerima permintaan konsumen yang ingin membeli nanas dengan kondisi yang sudah dikupas. Permintaan pun meningkat dari yang biasanya 20 buah/hari menjadi 60 buah/hari selama Ramadan dan mendekati Lebaran.

"Penjualannya naik tiga kali lipat lah dibanding hari biasa. Dari 20 buah jadi 60 buah sehari. Harganya macam-macam. Dari Rp 7 ribu sampai Rp 15 ribu. Kalau dikupas tambah seribu rupiah. Kalau yang dikupasin biasanya buat dijadiin selai," pungkasnya. (feb/feb)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed