Follow detikFinance
Senin, 04 Jul 2016 18:07 WIB

Baru Diluncurkan! Ini Dia Kereta Ekonomi Rasa Eksekutif

Dina Rayanti - detikFinance
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI meluncurkan kereta api kelas ekonomi dengan fasilitas yang lebih baik. Kereta ini, baru saja diluncurkan kemarin.

"Jadi begini, ada satu rangkaian kelas ekonomi yang baru dioperasikan mulai kemarin dari Kutoarjo 23.00 WIB sampai di stasiun Pasar Senen 07.40 WIB tadi pagi, kemudian berangkat lagi dari Senen 11.15 WIB. Jadi itu kereta ekonomi rasa eksekutif lah," kata VP Corporate Communication KAI, Agus Komarudin, saat dihubungi detikFinance, Senin (4/7/2016).

Ada 10 kereta kelas ekonomi baru dalam 1 rangkaian kereta rute Pasar Senen-Kutoarjo. Untuk menikmati kereta ekonomi rasa eksekutif ini, penumpang dikenakan tarif Rp 250.000. Ini memang lebih mahal jika dibandingkan tarif kereta api ekonomi yang biasa.



"Ada 10 kereta dalam satu rangkaian total seat 800-an baru. Tarifnya Rp 250.000, ini kan kelas ekonomi yang komersial. Kalau yang biasa harganya Rp 100 ribuanan lebihlah," lanjut Agus.

Yang membedakan kereta ekonomi rasa eksekutif ini adalah pendingin ruangannya. Jika pada kelas ekonomi reguler pendingin yang digunakan berjenis AC Split, pada kelas ekonomi komersial ini menggunakan AC sentral. Selain itu juga dilengkapi CCTV, satu televisi yang menggantung, serta 2 colokan listrik untuk masing-masing kursi. Toiletnya pun dilengkapi oleh toilet duduk dan juga wastafel.



"Fasilitasnya AC-nya sentral kalau yang ekonomi biasa kan AC-nya split jadi pada saat kereta belok suka ada tetesan-tetesan air bocor dari AC-nya, jadi ini lebih dingin. Selain itu juga sandaran kursinya lebih bagus," tutur Agus.

KAI telah memesan 5 kereta jenis ini, namun baru satu kereta yang sudah selesai pengerjaannya oleh PT INKA (Persero) yang pabriknya ada di Madiun.



"Sekarang sih baru satu, kami sudah pesan ke INKA 5 jadi sisa 4 yang belum jadi, kami maunya sih secepatnya selesai, setiap tahun juga kami harapannya pasti bertambah," tutup Agus.

(wdl/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed