Namun, berbagai usaha tersebut tak kunjung menuai hasil yang diinginkan, hingga Lebaran harga daging sapi masih cukup tinggi di kisaran Rp 120.000-Rp 130.000 per kg.
Ternyata, tidak hanya pemerintah yang menginginkan harga daging sapi lebih mudah dijangkau masyarakat, khususnya menengah ke bawah. Para pedagang daging sapi juga menginginkan hal ini terjadi agar lebih banyak masyarakat yang dapat menikmati gurihnya daging sapi segar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, cita-cita pemerintah untuk menurunkan harga daging sapi ke Rp 80.000 per kg perlu dikejar. Harga tersebut merupakan harga ideal agar masyarakat dapat menikmati daging sapi dengan harga yang murah.
"Mungkin Rp 100.000 per kg ke bawah deh sekitar Rp 70.000-Rp 80.000 per kg. Jadi konsumen bisa makan daging," tutur Mansur.
Selama ini, yang masih menjadi penyebab tingginya harga daging sapi di pasar adalah panjangnya rantai pasok. Banyaknya pihak yang terlibat turut menyumbang tingginya harga daging sapi di pasar.
"Kita kalau bosnya (pedagang besar) jual murah nggak mungkin kan kita jual mahal," tutup Mansur. (drk/drk)











































