APBN-P Baru Dibahas Mei, Rakyat Bakal Terpukul 2 Kali

APBN-P Baru Dibahas Mei, Rakyat Bakal Terpukul 2 Kali

- detikFinance
Rabu, 23 Mar 2005 15:00 WIB
Jakarta - Wakil ketua Panitia Anggaran Hafiz Zawawi mengatakan, pembahasan APBN-P yang baru dilakukan 2 Mei mendatang, akan menyebabkan rakyat terpukul 2 kali yakni terpukul akibat kenaikan harga BBM dan terpukul karena dana kompensasi belum bisa dikucurkan akibat belum dibahas oleh panitia anggaran. Hafiz sendiri mengaku terkejut dengan surat dari pemerintah yang hanya menyebutkan DPR diminta mempelajari draf APBN-P selama reses dan sama sekali tidak meminta dilakukan percepatan pembahasan pada saat reses. "Kalau kita diminta hanya mempelajarinya pada masa reses, maka pembahasannya kemungkinan baru dilakukan Mei, dan paling cepat selesai Juni. Itu kan terlalu lama," kata Hafiz sebelum rapat dengan Panitia Anggaran di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/3/2005).Hafiz menambahkan, bisa jadi asumsi harga minyak juga berubah ke atas karena saat ini harga minyak dunia sudah mencapai US$ 57 per barel, sedangkan asumsi awal dalam APBN-P hanya dipatok US$ 35 per barel. "Kalau asumsinya nanti dinaikkan, konsekuensinya nanti subsidi bertambah lagi," ujar Hafiz.Sementara Menkeu Jusuf Anwar mengatakan, pemerintah pada hari ini secara resmi menyerahkan APBN-P 2005 beserta nota keuangannya. Sementara pembahasannya baru dilakukan setelah reses pada Mei nanti."Saya telah serahkan kepada pimpinan DPR APBN-P dan rencana UU perubahan APBN 2005 beserta nota keuangan dan diterima dengan baik," kata Menkeu Jusuf Anwar Dengan diserahkannya APBN-P dan nota keuangan, pemerintah berharap pembahasan bisa dilakukan setelah reses yang akan dimulai tanggal 25 Maret. "Harapannya sekarang bagaimana APBN itu setelah reses bisa kita bahas secara produktif dan mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar," ujar Menkeu.Ketika ditanya isi dari APBN-P, Menkeu mengaku belum bisa menyebutkan karena belum menjadi public domain dan baru akan menjadi public domain setelah diumumkan melalui sidang paripurna yang akan digelar besok. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads