Sebelum menyalami satu-persatu PNS yang datang, Amran sempat menyinggung kerja keras anak buahnya yang bekerja siang malam dalam upaya peningkatan produksi pangan. Tak jarang, dirinya kerap menelepon bawahannya saat tengah malam.
Hal ini membuat menteri asal Bone, Sulawesi Selatan ini merasa perlu meminta maaf kepada para isteri pejabat-pejabat Kementan, khususnya pejabat di eselon I.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Sambil bercanda, kepada para isteri pejabat Kementan pula, Amran menjamin para suami yang banyak bekerja di luar kantor ke sejumlah daerah ini tidak bertindak 'macam-macam'.
"Kami garansi, sudah tua-tua mau apa lagi. Kecuali Kepala Badan (Kepala Balitbang: Muhammad Syakir) yang masih bujangan. Kalau nanti Toko Tani Indonesia sukses kita sama-sama carikan jodohnya. Kalau Menteri yang lamarin pasti diterima," seloroh Amran.
Usai sambutan singkat, Amran yang mengenakan kemeja batik corak merah ini kemudian mendatangi sendiri seribuan PNS yang sedari tadi berbaris memenuhi Aula Gedung F Kementan. (drk/drk)












































