Rakor ini bertujuan guna mencari solusi percepatan luas tambah tanam masa tanam dengan harapan untuk meningkatkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) pada komersil gabah serta dapat menyerap hasil panen petani untuk menambah cadangan beras Nasional.
Namun Amran meminta maaf kepada seluruh peserta Rakor, karena harus meninggalkan rapat lebih awal untuk mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan regulasi pangan yang sedang menjadi fokus Pemerintah saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau (Presiden) akan fokus, 3 hari ini kami dipanggil, beliau bilang 3 bulan ini fokus kepada pangan dan tax amnesty. Beliau fokus pada 3 bulan ini mulai dari hari pertama masuk kerja," tambahnya.
Rapat ini sendiri dimulai pada pukul 07.00 WIB, dan sekitar pukul 07.20 Amran pun meninggalkan acara. Turut hadir dalam rapat ini Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Pangdam dan Kepala Dinas pertanian kabupaten se-Jawa Tengah. (ang/ang)










































